Tuesday, June 24, 2014

Kopi, Filosofi, dan Tradisi Masyarakat Gayo | Kedai Kombi

Dataran Tinggi Gayo, Kab. Bener Meneriah, Aceh Tengah
Bismillahirrohmaanirrohiim, Hai Siti kahwa, Kao Ku kawinkan urung kuyu, wihkih walimu, tanoh kin saksi muhrimmu, mata uroe kin saksi pernikahanmu, kao kawinkan urung kuyu sebagai suamimu.

(Bismillahirrohmaanirrohiim, Hai siti kawa (kopi), kau kukawinkan dengan angin, air sebagai walimu, tanah sebagai saksi muhrimmu, matahari sebagai saksi pernikahanmu, kau kukawinkan dengan angin sebagai suamimu)

Nama gayo sudah menjadi primadona dalam dunia kopi baik untuk pasar lokal maupun luar negeri. Secara biologi, biji kopi yang kita nikmati saat ini adalah hasil dari panen buah kopi yang sudah matang dan berwarna merah yang dikupas dan dikeringkan untuk mendapatkan biji kopi.


Bunga kopi yang masih kuncup
Sederhana, buah tersebut adalah hasil dari pembuahan serbuk sari pada putik bunga kopi yang dibawa oleh berbagai macam pembawa baik itu angin, serangga, atau bahkan tangan manusia. Hal itu sudah sangat umum dan dilihat sebagai peristiwa yang sewajarnya dan biasa. Namun bagi petani Gayo yang menggantungkan hidupnya pada komoditas Kopi Gayo, hal ini menjadi sebuah anugrah dari Tuhan YME dan selayaknya diperlakukan sebaik dan sesempurna mungkin.

Pembacaan Ijab Kobul, seperti diatas adalah salah satu wujud cinta dan dedikasi petani di Gayo. Tradisi ini lahir sudah bertahun-tahun lamanya dan hingga saat ini, masih ada beberapa petani yang masih mempertahankan “doa” ini sebagai wujud mensyukuri ciptaan Tuhan YME yaitu kopi yang bercita rasa tinggi.

Pemetik kopi di Gayo
Tradisi ini tumbuh hampir di seluruh desa di daerah dataran tinggi Gayo yang diantaranya adalah kab.Bener Meriah, Kab.Aceh Tengah, dan Kab.Gayo Lues. Dasar pemikiran daripada diciptakannya Ijab Kobul ini adalah rasa cinta dan syukur atas karunia Tuhan kepada penduduk setempat yang mengganugrahkan sebuah kopi yang bercita rasa tinggi. Pada tahun 2011, Kopi Gayo berhasil meraih harga lelang tertinggi melalui lelang yang diadakan oleh SCAA (Specialty Coffee Association America) di Oregon, Amerika Serikat dengan harga $7.2 hingga $8 per kilo.

Sumber: Film “Biji Kopi Indonesia –Aroma of Heaven- oleh Budi Kurniawan, atjehliterature.blogspot.com, lintasgayo.com

See you next time! :)

Saturday, June 14, 2014

Bisnis Kopi adalah Bisnis Kejujuran

Semua menyadari bahwa berdagang atau berbisnis butuh suatu bumbu yang sangat penting yaitu kejujuran. Itulah yang membuat pembeli tetap setia membeli sebuah produk dari penjual tertentu dan memiliki keengganan untuk membeli ditempat lain. Penawaran menggiurkan dan bonus-bonus yang menjanjikan bisa menjadi belati bermata 2 yang mampu merobek market barrier dan menghasilkan profit, atau bahkan menusuk jantung usaha kita sendiri dikarenakan suatu bumbu penting dalam produk yang kita korbankan demi profit yaitu Kejujuran.

Apalagi di Indonesia, industri kopi domestik masih bisa dikatakan belum sepenuhnya terbuka dan menjunjung tinggi kejujuran. Terlalu banyak fakta-fakta yang masih ditutupi baik oleh opnum-opnum penjual maupun penghasil kopi untuk mendongkrak penjualan mereka dengan mengatakan bahwa kopinya memiliki spesifikasi yang tinggi dan baik.

Kasus termudah yang kita bisa temui adalah mengenai kopi Papua Wamena yang terkenal dengan rasa berry yang tinggi intensitasnya. Selintas bagi para aktivis kopi, rasa itu sedikit mendekati kopi Jamaican Blue Mountain yang termasuk salah satu kopi termahal yang dipasarkan di dunia. Entah benar atau tidak, banyak pihak yang mengklain bahwa kopi Papua terbaik dikirim ke Jamaica untuk menambahkan volume produksi J.B.M

Potensi harga tinggi membuat pengusaha nakal mencoba memanfaatkan hal itu. Sudah banyak cerita bahwa banyak pengusaha kopi di luar daerah Papua memetik kopinya dan dibawa ke Papua untuk singgah sebentar di pelabuhan laut Jaya Pura. Setelah beberapa waktu, biji kopi yang sudah tidak jelas asal-muasalnya dibawa ke kota-kota besar dan dijual dengan nama kopi Papua. Kecurangan itu membuat banyak aktivis kopi tidak berani mengklaim bahwa kopi Papua yang dijual dipasaran adalah asli dari tanah Papua. Berita tersebar cepat ke masyarakat dan pada akhirn, pamor biji Papua Wamena yang sempat booming di tahun 2012an menurun diakibatkan oleh banyak pembeli yang tidak percaya ketika ada pihak yang menawarkan biji kopi asli berkualitas asal tanah Papua, miris hasilnya ketika kejujuran diabaikan.


Dapoer Kopi, Pasar Santa
“Bisnis Kopi bukan hanya sekedar bisnis barang, tapi juga bisnis kejujuran”, itulah kalimat yang keluar dari mbak Christine Tandibua, pemilik Dapoer Kopi yang terletak di pasar modern Santa ketika ditemui Sabtu 7 Juni lalu. “Kenapa kamu beli green bean dari saya? Kenapa gak ke orang lain yang nawarin lebih murah?” begitu pertanyaan to-the point yang diajukan pada saya. Tentu alasan utamanya adalah karena saya sudah kenal dekat dengan beliau dan sudah berkali-kali membeli dari beliau tanpa pernah merasa kecewa. Dan masalah yakin dengan produknya, bukan hanya saya sendiri namun semua pelanggan mbak Christine merasa yakin dan percaya pada kopi yang dijualnya. Itulah mengapa walaupun lokasinya bisa dikatakan cukup sulit dijangkau, Dapoer Kopi milik mba Christine tidak pernah sepi pengunjung baik yang hanya ingin menikmati segelas kopi Toraja Sapan miliknya atau memesan biji kopi.

By our contributor: Reza Daryan


See you next time! :)

Friday, June 13, 2014

Cara Menyimpan Biji Kopi | Kedai Kombi

Saat kita beli biji kopi, biasanya sudah dikemas didalam kemasan plastik atau paper bag kedap udara. Namun setelah kita bawa pulang ke rumah dan kita buka kemasannya, apa cara yang benar untuk menyimpan biji kopi tersebut agar rasa dan aromanya tetap tahan lama? Mutu biji kopi tergantung pada bagaimana kita menyimpan mereka, karena kopi sangat sensitif dengan perlakuan-perlakuan tertentu yang bisa membuatnya kehilangan kualitas terbaik. Membiarkan biji-biji kopi terekspose di udara terbuka dapat merusak kualitas biji kopi tersebut. Inilah yang menyebabkan kopi seringkali disimpan dalam wadah-wadah yang disegel untuk menjamin kualitas kopinya.

Berikut ini adalah tips-tips dalam menyimpan biji kopi:

1. Kopi dapat disimpan dalam kemasannya jika wadah dan segel pembungkusnya ada dalam keadaan baik. Begitu kemasan dibuka, biji kopi dapat dipindahkan ke wadah yang bersih, kering dan rapat atau pada kemasan asalnya dengan menekan keluar udara, menggulung tutup kemasan, dan menyegel kemasan dengan penjepit atau karet.

2. Biji kopi harus disimpan dalam wadah kedap udara di tempat yang gelap dan kering serta pada suhu kamar. Jangan lupa juga untuk menjauhkan biji kopi dari benda atau zat kimia yang berbau tajam karena kopi mempunyai sifat untuk menyerap bau. Biji kopi akan tetap berada pada keadaan yang baik selama satu bulan setelah di-roasting. 

3. Sebisa mungkin, gunakan biji kopi secepat mungkin, karena jika terlalu lama disimpan, biji akan mulai basi dan kehilangan rasa dan mengurangi kualitasnya. Oleh karena itu disarankan membeli atau menggiling kopi sesuai kebutuhan konsumsinya, jangan sampai berkilo-kilo gram untuk menjaga kesegaran biji kopinya. 

4. Ada beberapa sumber yang menyarankan untuk menyimpan biji kopi didalam kulkas atau bahkan freezer karena sesuai dengan kriteria-kriteria yang ada diatas, dingin dan tidak terkena sinar matahari. Tapi jangan lupa bahwa kopi punya sifat menyerap bau, jadi kopi yang disimpan di freezer atau kulkas dapat menyerap bau ikan atau daging yang ada disana. Walaupun dingin, kulkas sebenarnya adalah tempat yang lembab dan dapat merusak kandungan minyak yang ada didalam biji kopi. Kulkas dan freezer adalah salah satu tempat paling buruk untuk menyimpan kopi.  

Gimana? Jadi nambah informasi baru lagi kan tentang cara menyimpan kopi? :) Ayo coba mulai perhatikan baik-baik bagaimana caramu menyimpan biji kopi untuk menjaga kesegaran kopi supaya bisa menikmati kopi dengan kualitas yang sama seperti waktu setelah diroasting :)

See you next time!

Tuesday, June 10, 2014

Jenis-jenis Minuman Kopi (#1) | Kedai Kombi

Dengan adanya kemajuan teknologi dan penemuan-penemuan baru tentang kopi, muncul jenis-jenis kopi baru yang dipadukan dengan susu dan beberapa jenis minuman lain. Kalo kalian suka pergi ke Cafe, kalian bakal menemukan bermacam-macam jenis minuman kopi seperti espresso, double espresso, mocha, latte, cappuccino, dan sebagainya. Masing-masing jenis minuman memiliki kandungan kopi yang tidak sama, meninggalkan rasa yang mirip namun dengan sentuhan yang berbeda. Di artikel ini, kita akan membahas tentang perbedaan minuman kopi tersebut baik dari rasa dan komposisinya supaya teman-teman bisa lebih mengenal dan tahu minuman kopi yang paling pas buat kalian :)

Espresso
Espresso
Espresso adalah kopi yang diseduh dengan sejumlah air yang hampir mendidih dan secara lebih spesifiknya adalah 7 gram dari biji kopi yang diekstraksi oleh mesin espresso selama 24 detik. Espresso umumnya memiliki konsistensi yang lebih kental dibandingkan dengan kopi tubruk atau metode kopi jenis lainnya. Espresso adalah dasar dari jenis minuman kopi lainnya seperti cafe latte, cappuccino, macchiato, atau americano. Espresso memiliki kadar kafein yang lebih banyak dan biasanya disajikan dalam porsi kecil seperti 30 ml.

Americano


Americano
Kopi Americano adalah espresso yang disajikan dengan penambahan air panas dan menghasilkan rasa yang berbeda. Kekuatan sebuah kopi Americano bervariasi, tergantung dari berapa jumlah espresso yang ditambahkan. Jenis kopi ini memiliki konsistensi yang lebih encer dan disajikan dalam porsi yang lebih besar.




Cappuccino

Cappuccino
Cappuccino adalah espresso yang dikombinasikan dengan susu dan busa susu (foam). Minuman kopi ini terdiri dari komposisi 1/3 espresso, 1/3 susu yang dipanaskan, dan 1/3 susu yang dikocok hingga berbusa. Selain espresso yang baik, unsur terpenting dalam membuat cappuccino adalah tekstur dan temperatur susu. 

Ini hanyalah 3 jenis dari banyak jenis minuman kopi lainnya. Di artikel part 2 nanti, kita akan melanjutkan menjelaskan tentang jenis-jenis minuman lainnya, jadi stay tune for more info yaa! :)

See you next time! ;)

Monday, June 9, 2014

5 Manfaat Kopi Bagi Kesehatan (#1) | Kedai Kombi

Kopi biasa dinikmati orang saat memulai harinya atau ketika membutuhkan asupan energi yang lebih. Jarang ada orang yang beranggapan bahwa kopi adalah minuman yang menyehatkan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Cancer Institute bahwa para peminum kopi memiliki resiko kematian yang lebih rendah hingga 16%. Walaupun mengkonsumsi terlalu banyak kopi dapat meningkatkan hormon stress, kopi juga memiliki banyak manfaat apabila dikonsumsi dengan tidak berlebihan, yaitu 1-2 cangkir saja dalam sehari.
  1. Menurunkan risiko kanker. Konsumsi kopi diketahui berkaitan dengan penurunan risiko kanker liver, payudara, prostat, dan penyakit yang berkaitan dengan obesitas, esterogen, dan insulin. Sebuah penelitian tahun 2008 di Swedia menemukan bahwa dengan mengkonsumsi dua atau tiga cangkir kopi dalam setiap hari dapat menurunkan risiko atau mencegah kanker payudara.
  2. Memiliki zat antioksidan. Edward Giovanucci, salah satu peneliti di Harvard, menunjukkan bahwa kopi memiliki antioksidan yang lebih banyak dibandingkan kebanyakan sayur dan buah. Faktanya, kopi merupakan sumber antioksidan nomor satu untuk diet ala Amerika. 
  3. Mengurangi rasa sakit kepala. Menurut Seimur Damond, M.D, dari Chicago's Diamond Headache Clinic, kandungan kafein pada kopi dapat mengurangi derita sakit kepala. Penderita sakit kepala atau migrain ringan terbukti dapat disembuhkan dengan meminum secangkir kopi pekat. 
  4. Melindungi kulit. Mengkonsumsi 2-3 cangkir kopi dalam sehari dapat membantu menurunkan risiko kanker kulit nonmelanoma hingga 17%. Kafein dapat merangsang kulit untuk membunuh sel-sel prakanker dan juga menghentikan pertumbuhan tumor.
  5. Melindungi gigi. Kopi mengandung kafein yang memiliki antibakteri dan antilengket sehingga dapat menjaga bakteri penyebab lubang yang mengerogoti lapisan gigi. Minum secangkir kopi setiap hari terbukti dapat mencegah risiko kanker mulut hingga 50%. Senyawa yang ditemukan di dalam kopi juga dapat membatasi pertumbuhan sel kanker dan kerusakan DNA
Sudahkah kamu minum kopi hari ini? Untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal, kalian cukup mengkonsumsi maksimal 2 cangkir kopi dalam sehari. Jangan terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi kopi ya, karena akan menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh kita :)

See you next time :)

Sunday, June 8, 2014

Kopi Arabika & Kopi Robusta | Kedai Kombi

Hey there!

Buat para peminum dan penikmat kopi, mungkin masih ada yang merasa bingung dan belum tahu benar perbedaan dari biji kopi Arabika dan Robusta. Yuk, kita bahas biji-biji kopi ini sampai tuntas supaya bisa lebih kenal dekat sama salah satu komoditi ekspor terbaik yang Indonesia punya! :)

Perbedaan bentuk biji kopi Arabika & Robusta
Kopi Arabika
Kopi Arabika memiliki variasi rasa yang beragam, mulai dari rasa manis dan lembut, hingga kuat dan tajam.  Dengan kandungan kafein yang lebih kecil, yaitu sekitar 0,8%-1,4%, kopi Arabika memiliki body atau kekentalan rasa yang khas. Aroma dari kopi ini memiliki wangi yang sedap mirip campuran bunga dan buah. Biji kipi ini menguasai 70% pasar kopi di dunia dan diberi label sebagai kopi yang berkualitas. 

Buah kopi Arabika
Berdasarkan proses penanaman, kopi Arabika memiliki bentuk pohon yang lebih tinggi, hingga mencapai 3 meter namun lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Pohon kopi ini hanya dapat tumbuh di dataran dengan ketinggian lebih dari 700 meter diatas permukaan laut. Hasil jumlah biji kopi yang dihasilkan cenderung lebih rendah dan dibutuhkan waktu 9 bulan untuk proses pertumbuhan dari bunga sampai akhirnya menghasilkan buah kopi. Di Indonesia, kopi Arabika kebanyakan ditanam di daerah Aceh, Sumatera Utara, Toraja, Flores, dan Papua. 

Kopi Robusta
Kopi Robusta memiliki karakter rasa yang cenderung lebih pahit dan lebih kekacang-kacangan (nutty) dengan kandungan kafein yang lebih tinggi, yaitu sekitar 2%. Karena tingginya tingkat kafein yang dimiliki, kopi Robusta sering digunakan menjadi bahan dasar kopi instan dan campuran untuk menambahkan crema (cairan berwarna kuning kecoklatan yang dihasilkan oleh proses ekstraksi) dalam espresso. Biji kopi Robusta menguasai 30% dari pasar kopi dunia. Kopi Robusta memiliki variasi warna yang beragam sesuai dengan cara pengolahan dan tekstur yang lebih kasar dari Arabika.


Tanaman kopi Robusta kurang sensitif terhadap iklim dan lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit sehingga proses pertumbuhan lebih terjamin sampai ke masa panen. Biji kopi Robusta memiliki bentuk yang lebih bulat utuh dan ukurannya lebih kecil dibanding biji kopi Arabika (tergantung jenis varietas). Pohon kopi Robusta dapat tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian 300-700 meter diatas perumkaan laut dan memiliki tinggi pohon yang lebih pendek, hanya sekitar 1-2 meter. Dibutuhkan waktu sekitar 10-11 bulan untuk proses pertumbuhan dari bunga sampai menjadi buah kopi. Di Indonesia, biji kopi Robusta banyak dihasilkan di daerah Lampung dan Palembang.

Nah, sekarang udah dapat tambahan informasi kan mengenai perbedaan dari biji kopi Arabika dan Robusta, mulai dari karakter rasa, daerah penghasil, sampai ke proses penanaman dan sifat pohonnya? Semoga untuk kedepannya, kalian bisa langsung membedakan sendiri, kopi jenis apa sih yang lagi kalian nikmatin :)

For your info, Kedai Kombi menggunakan biji kopi house blend yang merupakan campuran dari biji kopi Gayo, Flores, dan Sunda. House blend ini memiliki tingkat keasaman medium acid dan kepahitan low intensity body. Jangan sungkan-sungkan buat nanya ke barista kami kalo kalian mau lebih tau dan mengenal kopi yang kalian nikmatin ya :) 

See you next time! :)